Cerita Bulan

Pada bulan tak bulat sempurna,
Kupagut rindurindu tak usang dijelang malam
Memahat angan pada gemericik air yang tak mau diam
Bulan temaram, bungkam oleh riuh hati berdentam
Melangutkan mimpi tak jua padam

Bulan belum purnama, melabuhkanku padamu
Mencatatkan sejuta kenang pada dinding hati kita yang kepayang :
Mabuk oleh cahaya bulan.
Saling berkirim pesan tentang kerinduan dan kehilangan
Panjatkan ribuan harap tentang purnama yang akan datang
Yang mungkin akan kita jelang bersama, Menikam sepi hingga tak lagi terbagi

Kelak, kan kuiris bulan menjadi dua bagian yang sama
Kupersembahkan sebagian untuk kau simpan
Bersama doadoaku yang akan berjatuhan satu persatu kepangkuanmu
Hingga kau yakin, bulan ini memang milikmu dan aku

Bulan ¾ , arah jam dua
Itulah mantra kita…….

Lygia Pecanduhujan

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar