Rindu Gerimis

Apakah hati kita masih menyisa cinta,
Ketika pada malam2 panjang kuurai gerimis
Dari mata yang mengalirkan duka ?


Apakah Rindu itu masih tereja ,
Kala lautan teramat luas merentang batas
Melemparkan angan hingga mabuk terbuai ombak ?


Apakah kau dengar pekikan camar,
Yang nyaring melengking tinggi
Menjeritkan nada-nada keputusasaan mencekik leher
Hingga melelahkan sayapnya mengepak pulang ?


Sayang,
Gerimis menyisa milyaran tanya
Muntahkan letih yang membebat rasa
Melabuhku pada rentang waktu



( Timur Bandung, 28 Mei 2010 )

Tidak ada komentar